Wednesday, 5. November 2014 - 11:17 Uhr

Menghitung titik impas dengan dua atau lebih produk yang di jual (lanjutan 2)

Selain cara menghitung titik impas yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya (pertama dan lanjutan satu) sebenarnya banyak langkah-langah yang dapat dilakukan dalam memperkirakan titik impas. Dua artikel terdahulu telah penulis kemukakan tentang cara menghitung titik impas untuk satu samapai 3 produk yang kita jual. Saya juga telah menjanjikan akan menulis perkiraan produk denagn 4 atau lebih produk yang kita jual. Malah ilustrasi yang nanti akan penulis sampaikan bisa di apalikasikan untuk banyak produk, sehingga jika kita memiliki lebih dari 3 produk yang kita jual perhitungannya bisa di pahami oleh semua orang dengan lebih mudah.

 

Misalakan kita ingin menjual 4 jenis merek Lem tersebut sebelumnya misalnya saja 4 merk. Modal dari lem masing-masing adalah

Merk Lem   A = Rp 125,000, (20%)

Merk Lem   B = Rp 140,000, (23%)

merk Lem  C = Rp 185,000  (29,6%)

Merk Lem   D =Rp 175,000. (27,4%)

----------------------------------- (+)

Total modal ke 4 merk tersebut adalah = Rp  625,000, atau rata-rata modal per dus Rp 157,000.

 

Jika kita kita ketahui pemilik memiliki modal cash Rp 15,000,000 dan Total modal selama 1 bulan Rp 35,000,000 (lihat sebelumnya) dan pemilik menentukan keuntungannya adalah Rp 50,000/dus ( 32% dari rata-rata modal per dus), maka titik impasnya adalah:

1. Dalam jumlah dus terjual/bulan: Rp 50,000 x Jumlah dus ter jual/bulan = Rp 35,000,000, maka:

==> Jumlah dus terjual/bulan = Rp, 35,000,000/Rp 50,000 = 700 dus/bulan = 24 dus/bulan, atau

 ==> Jumlah uang berputar = (Rp 157,000 + Rp 50,000) x 700 dus = Rp 144,900,000/bulan

 

2. Dalam putaran modal  = Rp 35,000,000/(Rp 15,000,000 x 32%) =  7,35 x putaran modal, atau

==> Jumlah putaran uang = 7,35 x Rp 15,000,000 x 132% = Rp 144,900,000

==> Dalam jumlah dus lem terjual = Rp 144,900,000/Rp 157,000 = 700 Dus per bulan, atau rata-rata = 641/4  = 161 dus/merk.

==> Ternyata sama kan!

 

3. Dalam masing masing Merk. Karena biasanya masyarakat lebih tertarik barang jenis yang sama tetapi dengan harga yang lebih terjangkau maka perkiraan penjualan masing masing merk adalah kebalikan dari prosentase modal: 

 

- Merk Lem   A = Rp 125,000, = (29,6%) x 641 = 190dus

- Merk Lem   B = Rp 140,000, = (27,4%) x 641 = 175 dus

- merk Lem  C = Rp 185,000   = (23%)  x 641 =  147 dus

- Merk Lem   D =Rp 175,000.  = (20%)  x 641 =  129 dus

 

Demikaanlah bagai mana kita memperkirakan titik impas untuk menjadi patokan kita untuk menertukan target jual. Kami mohaon bial ada koreksi ataupun atambahan dalam tulisan ini mohon share kepada kami. terimakasih.

   


3038 Views

Publish comment



Send comment...

Arsip Blog

Rumah di jual  murah
BURSA RUMAH DI JUAL
December 2017
Mo
Di
Mi
Do
Fr
Sa
So
 
 
 
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
 
 
 
 
 
 

Total pengunjung Web.


Total Pengunjung hari ini

Area Iklan Utama

Tinggalkan pesan di:

Name:

Email:

Homepage:

Message:

Entries