Monday, 3. November 2014 - 09:03 Uhr

Cara menentukan titik impas atau berak even point penjualan

 

Ilustrasi grafik di ambil dari Kumpulan Karya


Pada artikel sebelumnya penulis menulis tentang Cara dan Tips memulai usaha bagi anak muda, putus sekolah dan yang tidak dapat melanjutkan kuliah, hingga pada akhirnya kita dapat memutuskan untuk membangun usaha sendiri dan "menjadi raja dengan berapa prajurit". Bagai mana langkah selanjutnya ketika kita sudah berani mengambil keputusan keluar kerja dan memberanikan diri membangun usaha sendiri?

 

Langkah selanjutnya adalah menetukan titik impas agar target penjualan kita di persaingan pasar yang begitu ketat menjadi terukur.

 

Tapi, sudah tahukah Anda apa itu titik impas penjualan? Atau istilah ngetopnya sih katanya break even point penjualan. Sering kita mendengar ketika kita sedang menawar apa saja yang kita mau beli di pasar, sering kali penjual mengatakan "belum dapat" atau "baru modalnya". Sebelumnya ini adalah termasuk katagori titik impas atau "belum dapet untung" atau bahasa halusnya lagi adalah "baru jual modal". Jadi istilah-istilah tadi sebenarnya juga titik impas yang paling sederhana. Kenapa? karena nilai tersebut baru sebatas untuk menutupi operasional standar/pribadi pedagang tersebut.

 

Jadi titik impas itu apasih dalam penjualan moderen? To the point aja ya. Kalau definisi menurut saya (mohon perbaiki karena masih banyak kurang): "Titik impas adalah sejumlah keuntungan yang didapat dalam waktu ternentu tetapi hanya mampu menutupi modal total dalam waktu yang sama". Nah lu makin bingung dah!.

 

Jadi kemungkinan yang harus kita ketahui dalam menetukan titik impasa adalah:

  1. Jika total modal usaha dalam satu bulan (modal pokok+total gaji karyawan+Cicilan2an bank+tranfor&pengiriman+Asuransi dll) = Untung (Ini baru impas).
  2. Jika total modal usaha dalam satu bulan (modal pokok+total gaji karyawan+Cicilan2an bank+tranfor&pengiriman+Asuransi dll) > Untung ( Ini namanya rugi)
  3. Jika total modal usaha dalam satu bulan (modal pokok+total gaji karyawan+Cicilan2an bank+tranfor&pengiriman+Asuransi dll) < Untung ( Ini namanya Sudah Untung)

 

Jadi ilustrasinya rumusnya kira-kira bengini:

  1. Jika seorang pedangan kecil dipasar untuk menghidupi keluarnga dan pendidikan anak2nya dalam 1 bulan membutuhkan Rp 5,000,000, ternyata hasil berdaganya mendapatkan Rp. 6,000,000/bulan, ini sudah dikatakan untung dan sisanya bisa ditabung atau menambah modal usahanya ke depan.
  2. Jika sebuah UKM di suah pertokoan menjual produk lem tertentu tetapi hanya dalam Dus dan tidak menjual eceran terdiri dari 1 orang pemilik, 2 orang karyawan dan 1 orang sopir dengan rincian sebagai berikut:

- Modal Uang Cash        Rp 15.000,000/bln

- Sewa kios                 Rp  1,000,000/bln
- Keb. pribadi pemilik    Rp  8,000,000/bln
- Gaji 3 karyawan         Rp 10,000,000/bln
- Kebers. listrik dll        Rp   1,000,000/bln
===========================(+)
 Total modal 1 bulan =  Rp 35,000,000/bln (titik impas 1 bulan ). 

 

Cuma begitu aja hitungnya? Sabar dong! ini belum selesai. Ketika pemilik memutuskan hanya menjual 1 merek tertentu saja dengan modal Rp 125,000/dus, dan menentukan keuntungan 1 merek tersebut Rp 50,000/dus, maka target minimum penjualannya adalah Rp. 35,000,000/Rp. 50,000 = 701 dus/bln. Jadi agar bisa nabung atau ada keuntungan yang dapat ditambahkan sebagai modal toko tersebut harus bisa menjual sedikit-dikitnya 26 dus per hari. atau omset perhari = (Rp 125,000 + Rp 50,000) x 26 dus/hr = Rp 4,550,000/hr. Gampang kan!


Sampai disini dulu ya nati di sambaung pada titik impas berikutnya. Oya tapi kalau ada yang punya pendapat lain silakan shere, wassalam.


Tags: Cara menentukan titik impas Cara membuat target penjualan cara metukan target penjualan cara membuat titik impas 

4982 Views

Publish comment



Send comment...

Arsip Blog

Rumah di jual  murah
BURSA RUMAH DI JUAL
December 2017
Mo
Di
Mi
Do
Fr
Sa
So
 
 
 
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
 
 
 
 
 
 

Total pengunjung Web.


Total Pengunjung hari ini

Area Iklan Utama

Tinggalkan pesan di:

Name:

Email:

Homepage:

Message:

Entries